Pages

Ternyata ini, Syarat Untuk Meraih Sukses

Ternyata ini, Syarat Untuk Meraih Sukses, ada sebuah syarat pikiran Anda. kondisi ini sangat penting Jika Anda ingin sukses. kondisi mirip inilah yang menghasilkan Anda bertindak. kondisi inilah syarat buat meraih kesuksesan Anda.


Bukan sembarang tindakan, namun tindakan tanpa kenal menyerah, tindakan penuh determinasi, dan  tindakan besar  yang akan membawa kita pada sukses akbar.

Bila Anda tidak memiliki syarat yg merupakan kondisi buat meraih kesuksesan ini, Anda tidak akan pernah meraih sukses lebih besar .

Apa syarat yg dimaksud?

syarat buat Meraih Kesuksesan

kondisi buat Meraih Kesuksesan Itu ada di Diri Anda
Sebelum kita menjawabnya … sebuah pertanyaan lagi yg wajib  Anda jawab.

Apakah Anda berhak buat meraih kesuksesan lebih akbar?

Bila tidak kenapa?

Apakah Anda merasa tidak pantas meraih yang lebih baik dibandingkan apa yg Anda dapatkan hari ini? Apakah Anda merasa sudah cukup atau merasa tidak sanggup atau tidak mampu untuk lebih baik?

Jika Anda merasa telah relatif, sebenarnya bukan alasan buat tidak meraih sukses yang lebih akbar. Bahkan, lebih jelek lagi, merasa telah cukup hanya dijadikan alasan atas keenggan Anda atau perasaan Anda yg tidak mampu meraih sukses lebih besar .

Terlepas, apakah Anda merasa sudah cukup atau tidak, Bila terdapat perasaan bahwa Anda tidak bisa, ini dilema yang seharusnya Anda atasi. Sebenarnya kondisi meraih kesuksesan itu sudah terdapat pada diri Anda. Anda hanya tidak menggunakannya sebab alasan mental tertentu.

ayo, kita lihat sebuah model mungil.

ada seorang yg sebenarnya berminat buat melakukan bisnis internet (bukan saya, ini orang luar negeri). namun dia tidak juga bertindak. Kenapa? karena dia tidak yakin jikalau produknya akan diterima sang rakyat. beliau tidak konfiden jikalau beliau bisa menulis ebook yg mengagumkan.

hingga beliau menerima kondisi dasar ini. Meski masih belum kuat, beliau mencoba buat menulis ebook serta memasarkannya dengan harga yang rendah. Bagaimana dengan hasilnya? eBooknya laku  anggun. Ribuan dolar beliau dapatkan dalam waktu sebulan.

Keberhasilan ini menghasilkan memperkuat syarat pikirannya. beliau menaikan harga ebooknya. Apa yang terjadi? Tambah laris. Uangnya semakin banyak.

syarat buat Meraih Kesuksesan Hanya membarui syarat Pikiran Anda
Yah, kondisi dasar ini merupakan agama diri. agama diri atau keyakinan atas potensi yang dimilikinya merupakan modal dasar untuk sukses. Anda tidak akan pernah bekerja seperti waktu ini, Jika Anda tidak percaya diri melamar kerja dan  menjalani test saringan kerja.

Anda tidak akan mampu berbisnis, Bila Anda tidak mempunyai kepercayaan  diri untuk membentuk produk berkualitas serta menjualnya. Bila Anda merasa tidak bisa menjalankan usaha Anda waktu ini.

Anggaplah pebisnis internet tadi membuat US$ 3.000 per bulannya. Jika dia tetap tidak percaya diri, maka beliau kehilangan peluang buat menerima uang itu.  Anda tahu berapa kehilangan dia? sebab dia menahan-nunda idenya, beliau sudah kehilangan ribuan dolar. Jika dia menunda selama 10 bulan, maka beliau kehilangan US$ 30.000. Bagaimana Bila dua tahun? 3 tahun?

Bukan hanya itu, dia banyak kehilangan uang karena beliau pula banyak menghilangkan peluang lainnya juga. Untunglah, dia segera bangkit. beliau menaikkan kepercayaan  diri sebagai akibatnya beliau menghentikan kehilangan berbagai peluang.

beliau mulai meraih keberlimpahan asal aneka macam peluang yg berani dia coba. Percaya diri merupakan kondisi dasar buat meraih sukses. Percaya diri merupakan pintu gerbang menuju keberlimpahan.

Percayalah, Anda telah percaya diri. Tingkatkan agama diri Anda buat sukses yg lebih besar  lagi.

Bukalah Peluang-peluang Meraih Kesuksesan
banyak yang mengeluh, merasa tidak sukses karena tidak mendapatkan kesempatan atau peluang. Mereka menuntut buat mendapatkan kesempatan. katanya, mereka ingin pertanda diri bahwa mereka itu bisa.

Sebenarnya, peluang-peluang pada lebih kurang itu berbagai. Jika Anda tidak melihatnya, ada 2 kemungkinan:

Anda tidak melihatnya
Anda pikir itu bukan buat Anda
Penyebab nomor  satu karena Anda masih kurang wawasan dan  ilmu tentang global entrepreneur. Sedangkan penyebab no 2, secara tidak langsung Anda berkata bahwa Anda tidak bisa atau tidak pantas mendapatkan peluang tersebut. Ya, karena Anda tidak percaya diri.

ketika Anda mulai berpikir bahwa Anda mampu melakukan apa pun, maka lihatlah peluang akan bermunculan dimana-mana. Peluang itu terdapat, tetapi tertutup sang rasa rendah diri sendiri. Rendah diri adalah tabir antara Anda serta peluang.

Anggaplah Anda telah memiliki usaha. pada depan Anda ada banyak prospek, tetapi Anda enggan buat memperlihatkan. Takut ditolak serta takut dengan asumsi eksklusif, maka peluang mendapatkan kawan atau pelanggan akan sirna.

Bukan peluang yg tidak terdapat, tetapi poly orang tidak cukup berani merogoh peluang itu.

tidak Akan terdapat Tindakan Tanpa Ini
Setiap orang yg merasa tidak percaya diri bisa melakukan sesuatu, maka dia tidak akan melakukannya. Bila Anda bertindak, merupakan terdapat agama diri di diri Anda. Sejauh mana tindakan Anda yg diambil, sejauh itulah kepercayaan  diri Anda.

Bila Anda selama ini hanya melakukan tindakan-tindakan mungil, karena agama diri Anda masih sekecil itu. Anda tidak akan mampu meraih sukses yg lebih akbar, Jika tindakannya itu-itu saja, tidak terdapat tindakan yang lebih akbar dibandingkan apa yang Anda lakukan selama ini.

Mengapa berharap hasil yg tidak selaras Jika tindakan Anda masih permanen sama? Miliki impian besar , ambil tindakan akbar, maka Anda akan meraih sukses akbar, in syaa Allah.

Kadang, hanya buat bermimpi saja tidak berani. Itu menggambarkan sebuah agama diri Anda yang rendah. karena, dalam pikiran bawah sadar Anda akan mengatakan “buat apa punya mimpi akbar, Jika tidak mampu meraihnya.”

Mulailah menggunakan berlatih mempunyai virtual besar . Sejauh itulah agama diri Anda. Cobalah, minimal membentuk sebuah sasaran 10 kali lipat berasal apa yang menurut Anda pasti mampu. Bila Anda konfiden mampu meraih penghasilan Rp 10.000.000 per bulan, kenapa tidak diganti sebagai sasaran baru yaitu Rp 100.000.000 per bulan?

Jika pada hati Anda berkata “10 juta saja susah, apalagi 100 juta”, maka itu telah mencerminkan taraf agama diri Anda. Apalagi, Jika Anda memikirkan 1 milyar per bulan?

Ini hanya contoh saja agar simpel difahami, kepercayaan  diri bukan hanya terkait menggunakan penghasilan saja. pula yang lainnya.

Bagaimana agar mampu mempunyai syarat Dasar Sukses Ini
mampu saja, waktu aya katakan kepada diri Anda buat mempunyai virtual akbar, Anda mengikutinya. Anda dengan gagah berkata ingin punya penghasilan Rp 1 milyar per bulan. namun agama diri sesungguhkan akan tercermin pada tindakan-tindakan Anda.

Anda bisa mengaku sudah percaya diri, namun tindakan Andalah yang akan menunjukan pengakuan Anda. Anda bisa mengatakan impian yang akbar, tetapi Jika tindakan-tindakan Anda masih mungil, adalah Anda belum percaya diri.

Percaya diri adalah syarat pikiran, lebih tepatnya pikiran bawah sadar. merupakan tidak sadari. namun nyata hasilnya. Lihatlah yang akan terjadi Anda sejauh ini, itulah gambaran konkret agama diri Anda. Jika Anda ingin meningkatkan kesuksesan Anda, maka tingkatkan agama diri Anda.

Ternyata ini, Syarat Untuk Meraih Sukses

Cara Menyikapi Kegagalan, Anda Tidak Sepenuhnya Salah

Cara Menyikapi Kegagalan, Anda Tidak Sepenuhnya Salah

Anda pernah gagal? Anda pernah melakukan kesalahan? Anda pernah melakukan hal yg konyol? Anda pernah bertindak udik? Bagaimana cara menyikapi kegagalan?

So what gitu loh… Itu ialah kesalahan dan  kegagalan Anda. namun tidak ada yg salah  menggunakan Anda. insan sudah diciptakan dalam kondisi yang sebaik-baiknya. Bahkan stigma fisik pun tak mengurangi kebaikan insan.

Sesungguhnya Kami telah membentuk manusia pada bentuk yg sebaik-baiknya. (QS At Tiin:4)

Bila Allah mengatakan bahwa kita sebaik-baiknya makhluq, mengapa kita memvonis diri yg negatif? “aku  tidak!”. Memvonis diri bukan hanya sang perkataan saja, namun pikiran serta tindakan pun menandakan asumsi Anda terhadap diri Anda.

Anda mempunyai potensi yang dahsyat (mungkin Anda berkata, “semua orang juga telah tahu?”). lalu mengapa, masih banyak orang yg menyia-nyiakan potensi tersebut? terdapat 2 kemungkinan:

beliau tidak bersyukur atas nikmat potensi yg diberikan Allah kepadanya, menjadi bukti dia menyia-nyiakannya.

beliau memvonis dirinya tak mampu. Mungkin beliau tidak mengatakan bahwa dirinya tidak bisa, tetapi perilakunya mengambarkan bahwa dia menduga diri tak bisa.
Kita dilahirkan pada kondisi nol. Kita menjadi langsung tertentu karena perubahan yg dilakukan sang insan (termasuk sang orang tua dan  diri sendiri). adalah, meskipun kita pernah melakukan aneka macam kesalaahan dan  mengalami kegagalan, itu ialah hasil pikiran dan  tindakan kita. Bukan takdir kita, karena ketika kita lahir, kita pada keadaan fitrah.

Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan kudus (fitrah-Islami). Ayah dan  ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah barah serta berhala). (HR. Bukhari)

Jika aklaq kita merupakan bentukan insan (kita serta orang tua), maka kita mampu membarui diri kita menjadi langsung yg lebih baik atau sinkron dengan yang kita inginkan. Bila diri kita waktu ini artinya yang akan terjadi dari pikiran serta tindakan, maka kita bisa berubah dengan mengganti pikiran dan  tindakan kita. Kita mampu!

Meski orang tua kita berperan dalam membuat diri kita waktu ini. Jangan pernah menyalahkan orang tua. aku  yakin semua orang tua bermaksud baik bagi anak-anaknya, hanya saja poly orang tua yang tidak mengerti ilmunya. Kita permanen wajib  berbakti kepada orang tua serta memaafkan kesalahannya. sekarang, Anda sudah dewasa, maka tugas Andalah yang membuat diri Anda menggunakan cara membarui pikiran dan  tindakan Anda.

yuk Kita Beralasan untuk Meraih Sukses Lebih besar

yuk Kita Beralasan untuk Meraih Sukses Lebih besar

Oleh Rahmat Mr. Power

Bila kita sedang berbicara wacana kesuksesan, saya kita sudah faham bahwa alasan artinya galat satu penyebab kegagalan. kemudian kenapa saya malah mengajak ayo beralasan?

Tahukah Anda bahwa alasan memiliki kekuatan? Kekuatan alasan itu bisa merusak dan  juga bisa menciptakan. sekarang tinggal Anda pilih, mau mengunakan alasan sebagai alat perusak atau alat pembangun.

Alasan yg Mengganggu serta membangun
Jangan banyak Alasan!


Pernah mendengar perintah atau perkataan “jangan banyak alasan”? Ya, itu yang dimaksud adalah alasan yang Mengganggu. Alasan-alasan yg mengakibatkan Anda menghentikan usaha Anda. Alasan-alasan yang membentuk Anda menyerah. Alasan-alasan yang membentuk Anda tidak bekerja keras.

Cobalah sedikit memberikan perhatiaan saat orang lain menggunakan alasan. Kebanyakan orang memakai alasan buat menutupi kesalahan atau buat mempertahankan status quo-nya.

“saya terlambat sebab….”
“saya gagal karena…”
“saya tidak bisa bisnis sebab…”

Polanya sederhana, Bila diawali menggunakan kata negatif, maka alasan akan sebagai kekuatan yang merusak. Mulai kini  , jangan atau setidaknya kurangi pola kalimat mirip ini pada kehidupan Anda.

“tapi alasan aku  sahih.”

Tanpa sadar, baru saja Anda mengeluarkan alasan yg merusak lagi. Silahkan Anda mau beranggapan sahih atau tidak. tetapi tetap saja tidak akan memberdayakan diri Anda. Akan lebih baik, Anda menentukan alasan-alasan yang membangun.

Alasan-alasan yang menghambat seringkali terjadi digunakan buat menutupi kesalahan, kekurangan, serta kemalasan. buat pembahasan ini, silahkan baca artikel lainnya yang membahas, kapan datangnya alasan. sesudah Anda memahami kapan datangnya alasan, Anda akan mengerti bahwa alasan itu hanya buat pentutup atau pembenaran atas kemalasannya.

Alasan yg menciptakan


Orang sukses memakai alasan sebagai kekuatan yg membentuk. ad interim orang gagal menjadikan alasan menjadi kekuatan yg Mengganggu. Bagaimana caranya agar alasan menjadi kekuatan yg menciptakan?

Caranya simpel, balikan saja pola kalimatnya. Bila alasan mengikuti kalimat negatif menjadi alasan menghambat, maka alasan yg mengikuti kalimat positif akan sebagai kalimat yg membentuk.

“aku  harus bisnis karena…”
“saya menentukan gembira sebab…”
“saya memilih memberi karena…”

Anda otomatis akan mengisi titik-titik di kalimat tersebut menggunakan sebuah alasan yg positif serta akan memberdayakan hayati Anda. Semakin bertenaga alasan yang Anda berikan, akan semakin bertenaga motivasi yang didapatkan sang alasan Anda. Alasan artinya sumber motivasi.

Bagaimana agar alasan menyampaikan kekuatan yang besar ?

Jadikan pekerjaan Anda sebagai ibadah. Jika pekerjaan Anda menjadi ibadah, meskipun gagal, kita akan tetap mendapatkan pahala selama kita ikhlas. Jadi niatkan buat beribadah dengan tulus.
Jadikan pekerjaan sebagai salah  satu langkah Anda buat melakukan misi hidup serta mencapai visi Anda.
Jadikan pekerjaan menjadi galat satu bentuk donasi Anda pada sesama.
Bila setiap pekerjaan setidaknya mengandung ketiga alasan ini, maka pekerjaan ini akan kita lakukan dengan penuh semangat karena alasan yang Anda buat akan memberdayakan.

Perbesar Alasan Anda Meraih Tujuan
Orang tak jarang menyebutnya dengan BIG WHY. merupakan alasan akbar mengapa Anda ingin melakukan sesuatu. Semakin besar  alasannya akan semakin besar  motivasi atau tenaga pendorong Anda melakukan hal tadi. BIG WHY merupakan salah  satu cara meraih sukses sebab Anda akan bertindak terus sampai tujuan Anda tercapai.

tidak selaras menggunakan orang yang sekedar iseng. Iseng merupakan dia tidak memiliki alasan yg kuat buat melakukan sesuatu. sehingga tanpa sadar dia mengatakan ada dirinya sendiri, gagal pun tidak apa-apa. Maka tidak akan ada upaya yang benar-benar-benar-benar mencegah kegagalan.

Nah, Jika Anda ingin sukses, galat satu kuncinya adalah jangan iseng. akan tetapi harus berfokus untuk alasan yg akbar, buat alasan yang menyampaikan energi dorongan yg sangat besar . Inilah langkah sukses Anda.

Jika sebuah cita-cita benar-sahih Anda inginkan, maka Anda akan meraihnya. keliru satu cara memperbesar asa itu adalah menggunakan memperbesar alasan sebagai akibatnya menghasilkan sebuah BIG WHY. Bila gagal memilih BIG WHY, lebih baik cari yg lain yang mempunyai BIG WHY.

Apa yang Anda sedang lakukan sekarang? Apa BIG WHY-nya? Jika ternyata tidak ada atau tidak cukup akbar, adalah apa yang Anda lakukan itu kurang berarti. Kenapa tidak merubahnya menggunakan yg lebih berarti bagi diri Anda, keluarga, bangsa, serta kepercayaan ?

Mungkin apa yang sedang Anda lakukan ialah sesuatu yg berarti atau bermakna. Hanya saja Anda kurang sadar wacana alasan dibaliknya. Akan lebih baik, segera temukan alasan akbar kenapa Anda melakukannya. Atau Bila berasal mulanya alasan Anda melakukan merupakan alasan mungil, sekarang pikirkan alasan besarnya.

Cobalah daftar apa yang selama ini Anda lakukan. Tulis di software pengolah istilah mirip MS Word. di kolom kanannya jelaskan BIG WHY-nya masing-masing. Terus analisa setiap tindakan yang Anda lakukan, tentukan BIG WHYnya. asal sini Anda bisa melihat sejauh mana Anda melakukan hal yang berarti selama ini.

Tujuan Terbesar
Bukankah kita hayati hanya buat beribadah pada Allah? Nah tujuan terbesar atas apa yg kita lakukan merupakan selalu dalam rangka beribadah. waktu Anda mengusut daftar kegiatan Anda bersama BIG WHY-nya, adakah yg tidak pada rangka ibadah? Jika ada, maka pribadi saja coret.

“dan  tidaklah aku  ciptakan Jin serta insan kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)

Ibnu Abbas berkata: seluruh penyebutan ibadah pada al-Quran maknanya merupakan tauhid (Tafsir al-Qurthuby (18/193). ialah, Jika dalam al-Quran ada perintah buat beribadah pada Allah, maksudnya adalah tauhidkan Allah atau sembahlah (beribadahlah) hanya kepada Allah. sebab itu, makna ayat ini ialah: Tidaklah saya ciptakan Jin dan  insan kecuali agar mereka beribadah hanya kepadaKu.

Ibadah merupakan penghambaan. Segala macam perbuatan atau ucapan yang dicintai serta diridhai oleh Allah merupakan ibadah. Termasuk juga amalan hati seperti cinta pada Allah, tunduk; menghinakan dan  merendahkan diri, takut, berharap, tawakkal, semuanya adalah ibadah.

Tujuan besar  usaha
buat apa Anda berbisnis? Tentu tujuannya sangat baik serta bernilai ibadah yaitu mencari rizki yg halal serta buat menafkahi orang tua, istri, dan  anak.

lalu itu saja? Pernahkah berpikir tujuan yang lebih besar ? Yaitu memberikan manfaat sebesar-besarnya pada insan, baik melalui produk atau jasa kita maupun melalui kehadiran usaha kita.

“Sebaik-baik manusia artinya yang paling berguna bagi insan” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min berasal berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. serta siapa yang memudahkan orang yg sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia serta akhirat” (HR. Muslim).

Luar biasa Jika kehadiran usaha kita mampu membantu kesulitan poly orang. Baik kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan maupun kesulitan atas dilema yg bisa diatasi dengan produk atau jasa kita. Ini salah  satu BIG WHY yg perlu Anda miliki ketika berbisnis.

epilog
Orang boleh beralasan untuk tidak memakai helm waktu mengendarai sepeda motor. Apakah alasan itu melindungi dia berasal kecelakaan? Anda pula bisa membuat alasan mengapa wajib  menggunakan helm. Keduanya ada pada kendali Anda. Anda mampu memilih dan  Anda mampu memilih. Jika Anda berkata tidak bisa, yah sebab Anda masih punya alasan yang merusak.

By the way, aku  membahas ada 2 alasan disini. Jika kita membaca aneka macam literatur sukses atau pengembangan diri dalam bahasa Inggris, kedua alasan ini dibahasakan menggunakan dua kata yg berbeda. Alasan yg Mengganggu diklaim excuse serta alasan lainnya disebut reason.

tetapi Anda boleh lupakan bahasa, namun fokus pentingnya beralasan akbar terhadap apa yg Anda lakukan ketika ini dan  pada masa depan. Alasan harus benar serta besar  untuk sukses global serta akhirat.

Prosedur Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran

prosedur Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

banyak hikmah pada kurang lebih kita. keliru satunya asal sistem kendaraan, contohnya sebuah modil. Kenapa mobil? Mungkin saya lulusan mesin, sebagai akibatnya saya tertarik di cara kerja mobil. saya lihat ada prinsip kerja mesin kendaraan beroda empat yg bisa kita ambil hikmahnya dan  diterapkan pada kehidupan kita sehari-hari buat meraih sukses menggunakan kekuatan pikiran.

saat ini saya melihat bagian gigi transmisi sebuah kendaraan beroda empat.

 Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran


Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran

saat Anda mulai menjalankan kendaraan beroda empat, gigi berapa yang Anda gunakan? Tentu saja gigi satu. Meskipun Anda sedang terburu-buru, ialah tidak mungkin Anda eksklusif masuk gigi 4 agar kendaraan beroda empat berjalan dengan kencang.

Mengapa dipilih gigi 1? sebab inilah gigi yang paling mempunyai torsi paling besar  buat memulai bepergian. Coba saja gigi 4, nggak akan kuat.

Apa hikmahnya? pada kehidupan sehari-hari, kadang buat memulai sesuatu yang baik, sulitnya minta ampun. Mengapa begitu sulit? karena kebanyakan orang selalu pribadi masuk gigi 4 serta tancap gas. Sekeras apapun gas Anda injak, Jika transmisi tidak kuat, kendaraan beroda empat tidak akan berkiprah.

Mulailah menggunakan gigi satu, pelan tetapi kuat. galat satunya artinya dengan mengkaji ilmunya terlebih dahulu saat akan melakukan sesuatu yg berat. poly orang yang tidak mau belajar dulu, sebab tidak terlihat hasilnya. Itulah gigi 1, sepertinya tidak punya kecepatan, namun memiliki kekuatan yg akbar. Knowledge is power!

sehabis bisa berjalan, jangan betah pada gigi satu. sebab sangat lambat. sebab lambatnya, kita mungkin cepat menyerah karena hasilnya belum jua terlihat. ialah bosa mengendarai mobil menggunakan kecepatan yg rendah.

Anda wajib  pindah gigi agar Anda bisa lebih cepat dalam meraih tujuan. Sekeras apa pun Anda menginjak pedal gas tetapi tetap pada gigi 1, maka mobil tak akan bisa berlari dengan kecepatan maksimum. Bila ingin cepat, pindahkan ke gigi 2, tiga, 4, bahkan 5.

Jika Anda mau lebih sukses, Anda harus memindahkan “gigi” diri Anda. Anda tidak bisa permanen berada di gigi satu terus, Bila mau sukses, naikan gigi Anda ke taraf yang lebih tinggi.

Memindahkan gigi itu artinya dengan mempertinggi paradigma, mindset, atau pola pikir. Jika Anda mau lebih cepat meraih sukses, Anda harus menaikkan pola pikir Anda. Bila tidak, akan ada selalu terdapat yg membatasi Anda buat berkecimpung berasal kecepatan Anda saat ini.

Inilah cara meraih sukses dengan kekuatan pikiran. Anda wajib  mempertinggi pikiran Anda. karena sukses Anda tergantung asal pikiran Anda.

Bila Anda ingin mempunyai penghasilan Rp 100.000.000 sebulan, maka Anda wajib  memiliki mindset yang sama dengan orang yang sudah mempunyai penghasilan sebesar itu. Bila tidak, sekeras apa pun Anda bekerja, hasil yang Anda inginkan tidak akan tercapai. Bukankah tidak asing mendengar kalimat:

“aku  sudah berusaha.”

Mungkin dia telah berusaha, namun sudahkan beliau menaikkan pola pikir? Bagaimana menggunakan Anda? Jika belum, Anda mampu menerima rahasianya disini.

Bagaimana cara meningkatkan pola pikir?

Cara Meraih Sukses dengan Kekuatan Pikiran
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa pikiran insan itu terdiri asal beberapa (atau poly?) bagian. saya tidak akan membahas perihal pembagian otak atau pikiran. tetapi berkaitan dengan kerangka berpikir, setidaknya terdapat dua bagian yg perlu kita perhatikan.

yg pertama pikiran sadar. yang kedua pikiran bawah sadar. Mana yang lebih penting? Keduanya krusial. Mana yang lebih krusial apakah otak kiri atau otak kanan? Bila Anda menjawab keduanya krusial, artinya Anda pinter.

Baik pikiran sadar juga pikiran bawah sadar, keduanya mempunyai kekuatan. Pikiran sadar mempunyai kekuatan mengarahkan ad interim pikiran bawah sadar mempunyai kekuatan menggerakan. Jadi gerakan, tindakan, termasuk berpikir (cepat) sebenarnya pekerjaan pikiran bawah sadar. Bukan pikiran sadar.

tetapi pikiran bawah sadar, mampu diarahkan oleh pikiran sadar Anda. Kebanyakan akvtivitas kita (Bila bukan seluruhnya), merupakan dikendalikan sang pikiran bawah sadar. ad interim poly dari kita menggap bahwa pikiran sadar kita yg mengendalikan tindakan.

Jika pikiran sadar mengendalikan sikap kita, harus seluruh orang sudah berbuat untuk baik dan  sukses. seluruh orang langsing dan  sehat. Nyatanya tidak.

Pikiran sadar berkata bahwa terlalu banyak makan itu akan menambah berat badan. Kita seluruh sudah mengetahuinya. tetapi nyatanya permanen saja banyak orang yang terus makan, padahal mereka mengetahui akibatnya. Selalu ada kecendrungan yang mendorong mereka terus makan. Ini tiba berasal pikiran bawah sadar.

poly yang sudah mengetahui harus olah raga, namun tetap saja malas. banyak yg telah mengetahui, Bila mau sukses harus kerja keras, namun tidak. banyak yg mengetahui harus membarui tindakan, namun permanen saja melakukan hal yg sama. Ini sebab mengetahui saja serta tahu (kerja pikiran sadar) tak cukup mengendalikan tindakan kita secara a017535ca91852b757607e0a48230059.

Mungkin terdapat orang yg berpikir sesuatu yg baik, kemudian beliau melakukannya. Ini mampu saja kerja pikiran sadar. tetapi sejauh mana beliau bertahan dan  terus melakukannya? Ini pikiran bawah sadar. Bahkan tidak sedikit terdapat orang yang mengetahui wajib  melakukan apa, tetapi begitu sulit merogoh tindakan. Apakah Anda galat satunya?

Jadi, Bila dipikir-pikir orang itu berperilaku seperti robot. Hanya mendapatkan perintah dari “pemograman” yang terdapat di pikiran bawah sadar. poly orang yang tak memanfaatkan pikiran sadarnya. Mungkin kenyataanya ini sulit diterima, cita rasanya seluruh orang itu berpikir.

Ya memang, kita senang menggunakan pikiran sadar untuk berpikir, menganalisa, atau memecahkan persoalan. Itu jelas terjadi. tetapi, tetap saja perilaku ditentukan sang pikiran bawah sadar Anda.

di pikiran bawah sadar itu ada mirip sebuah “pemograman” yg mengatur perilaku kita. Pertanyaanya, siapa yg merancang pemograman tadi? Pemograman itu dibentuk asal berbagai gosip yg masuk, lalu mengendap, serta mengkristal sebagai sebuah pola pikir, mindset atau kerangka berpikir.

isu yg masuk (melalui panca indra) yang paling secara umum dikuasai yang akan memilih “bentuk” berasal paradigma yg Anda miliki. sehingga sukses Anda pun sangat ditentukan sang kerangka berpikir tadi. Apakah yang Anda miliki itu paradigma sukses atau gagal.

berasal sini bisa kita simpulkan, Bila mau sukses Anda harus mempunyai sikap sukses. Bila mau mempunyai sikap sukses, maka Anda harus mempunyai paradigma sukses.

Bagaimana cara memiliki kerangka berpikir sukses?

Jika kita belum pernah memprogram paradigma kita, maka akan terpogram secara otomatis sebab Anda akan terus menerima berita. Pertanyaannya artinya, apakah paradigma yang terbentuk secara otomatis itu artinya paradigma sukses atau gagal?

Maka satu-satunya cara buat memastikan paradigma sukses yg terbentuk ialah Anda harus sengaja memprogram pikiran bawah sadar Anda sedemikian sampai terbentuk paradigma sukses. Cara memprogram pikiran bawah sadar tentu saja memakai pikiran Anda yang lain, yaitu pikiran sadar.

saat saya meneliti apa fungsi hati (qalbu), dari saya pikiran sadar dan  pikiran bawah sadar itu sudah tercakup pada qalbu. Qalbu itu untuk tahu (pikiran sadar) dan  qalbu pula menjadi sumber tindakan (pikiran bawah sadar).

”Ketahuilah, sesungguhnya pada jasad terdapat segumpal daging, jika beliau baik maka jasad tadi akan menjadi baik, serta sebaliknya bila beliau buruk  maka jasad tadi akan sebagai jelek, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu” yaitu hati“.  (Hadis Riwayat Bukhori).

Jika qalbu (termasuk di dalamnya pikiran sadar serta bawah sadar) baik, maka yang lainnya baik.

buat itu, fokuskan pikiran sadar Anda buat hal-hal baik, positif, serta memberdayakan. Jadikan itu secara umum dikuasai, maka akan terbentuk kerangka berpikir yg baik, positif, dan  memberdayakan. saat paradigma Anda sudah kerangka berpikir sukses, maka sikap Anda pun akan sebagai sikap sukses. Maka wajar, tinggal menunggu waktu, sukses akan diraih kecuali paradigma Anda direbut pulang sang hal-hal negatif.

Inilah yg mendasari aku  menulis ebook Beautiful Mind Power yg berisi berbagai informasi yang positif, Jika Anda membacanya terus bisa mendominasi pikiran bawah sadar Anda serta akan terbentuk kerangka berpikir positif. Plus aku  tambahkan aneka macam teknik buat membentuk kerangka berpikir sukses Anda.

praktis-mudahan sejauh ini Anda telah tahu bagaimana mekanisme Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran (The Power of Mind). buat lebih jauhnya, silahkan pelajari ebook yang saya sebutkan diatas.

Demikianlah cara prosedur Meraih Sukses menggunakan Kekuatan Pikiran (The Power of Mind) semoga bermanfaat.

Belajar Graphology Bagian 2

kemarin kita membahas Belajar Graphology bagian 1 sekarang akan kita lanjutkan.




lingkaran
Lihat bulat yg ada pada ketika seorang menulis huruf L dan  E, ini memberikan bagaimana mereka mengekspresikan diri mereka.

lingkaran di alfabet  l dan  e

bulat pada huruf L kecil
Orang yang memiliki gaya penulisan ini senang mengekang diri mereka sendiri dalam mengekspresikan diri mereka. Hal ini menandakan bahwa mereka suka  melihat dan  menilai situasi sebelum mengekspresikan diri mereka.

bundar di huruf L besar
merupakan orang yang impulsif serta santai, terlihat mudah pada mengekspresikan diri mereka sendiri.

bulat pada huruf E mungil
umumnya orang dengan bundar kecil pada huruf e akan lebih curigaan serta tidak bisa ditentukan dalam argumen yg terkait atau berdasar pada emosi.

bundar di alfabet  E besar
Hal ini mengindikasikan mereka sangatlah terbuka dan  senang menikmati hal-hal baru pada hayati mereka.

TERLIHAT bulat
Ini memberikan orang tadi senang menghindari pertarungan, senang berkompromi dan  berusaha menyenangi orang-orang di sekitarnya.

TAJAM KE ATAS
Intelektual serta suka  menyelidiki hal-hal yg baru. meningkat serta tajam alfabet  s yg dimiliki, maka semakin menunjukkan seberapa ambisius orang tersebut.
mempunyai bundar yg TERLIHAT kentara pada BAWAH
Orang yang huruf S-nya memiliki lingkaran yg terlihat kentara pada bawah menunjukkan orang tersebut jarang mengikuti keinginan mereka sendiri, dimana mereka bertindak sebab situasi yang dihadapi.
--
Grafologi

Setiap tulisan yang di buat sang seseorang mencerminkan kepribadian orang tadi. Teknik buat mengetahui kepribadian seorang melalui goresan pena tangannya dikenal dengan kata Grafologi.

Grafologi merupakan ilmu yg mempelajari karakter seorang menggunakan cara menganalisa tulisan tangannya, kitab   pertama ihwal grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seseorang dokter asal Itali pada tahun 1622.

Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi di ketika itu. tidak lama   kemudian, universitas-universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.

ada dua metode untuk menilai karakter dan  kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan  teknik Perancis. Metode Jerman menggunakan cara melihat secara holistik tulisan seseorang. Sedangkan di teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. seseorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.

Beberapa sifat yang bisa ditinjau lewat goresan pena seorang :

Arah kemiringan huruf
1.     Ke kanan = ekspresif, emosional
2.     Tegak = menahan diri, emosi sedang
tiga.     ke arah kiri = menutup diri
4.     Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
5.     Ke segala arah pada 1 istilah = terdapat persoalan dengan kepribadiannya.

Bentuk awam alfabet -alfabet
1.     bundar  atau melingkar = alami, easygoing
2.     Bersudut tajam = proaktif, to the point, tenaga bertenaga
3.     Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
4.     Coretan tidak beraturan = artistik, tak punya standar.

huruf-alfabet  kontiniu atau tak
1.     bersambung seluruhnya = sosial, suka  bicara serta bertemu dengan orang poly
dua.    Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yg relatif sulit membina korelasi (terlebih hubungan khas).
3.     tanggal seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, akurat.

Spasi antar kata
1.     Berjarak tegas = senang berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
2.     kedap/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan  cepat bertindak.

jeda vertikal antar baris tulisan
1.   Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
2.  cukup berjarak sebagai akibatnya alfabet  pada baris atas tidak bersentuhan menggunakan baris pada bawahnya = boros, senang bicara
3.   Berjarak rapat sebagai akibatnya ujung bawah alfabet  ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas alfabet  ‘h’, ‘t’ = organisator yg baik.

Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) di kail ‘t’
a.     Cenderung ke kiri = eksklusif waspada, tak praktis percaya
b.     sempurna pada tengah = pribadi yg kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
c.      Cenderung ke kanan = langsung handal, teliti, mampu memimpin

Panjang kail ‘t’ memberikan kemampuan potensial buat mencapai sasaran.

Tinggi-rendah palang (-) di kail ‘t’
a.        Rendah = setting sasaran lebih rendah asal kemampuan sebenarnya
(kurang percaya diri atau pemalas)
b.       Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi sang kemampuan
c.        pada atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan.

Arah goresan pena di kertas
1.     Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
dua.     tetap/lurus = perfeksionis, sulit berteman
3.     Turun = seorang yang stress atau lelah, kemungkinan menutup diri

Tekanan ketika menulis
Makin bertenaga tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.

ukuran huruf
Makin kecil alfabet  yg ditulis, maka makin besar  taraf konsenterasi si penulis, begitu jua sebaliknya.

Sedikit wacana huruf “O”
1.     Adanya misteri ditunjukkan sang lingkaran mungil di huruf “O”

2.     Kebohongan ditunjukkan sang lingkaran huruf “O” yg mengarah ke kanan.

demikianlah Belajar Graphology semoga membantu dan bermanfaat.

Belajar Graphology Bagian 1

Belajar Graphology, saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya menjadi indera buat memegang pena. Gaya goresan pena kita itu asal dari pikiran bawah sadar kita. maka mampu dikatakan bahwa tulisan mampu mengatakan berbagai perasaan emosi si penulisnya.
Belajar Graphology

Tentu saja buat mengetahuinya tidak sembarangan. terdapat ilmu membaca misteri dibalik goresan pena tangan atau yg diklaim menggunakan graphology.

sebab sistem syaraf pada otak yang menggerakkan tangan buat menulis dipengaruhi keadaan psikologis kita, goresan pena tangan pun bisa mengungkap banyak tentang kepribadian kita. 

goresan pena adalah galat satu medium kita buat berkomunikasi. Nah, dari situlah, saat sudah jadi, tulisan disebut merepresentasikan diri seorang. Nggak heran deh, jikalau saat kita ingin mengetahui seseorang, tulisan seolah jadi ventilasi buat mengintip isi hatinya. tidak sporadis kita menguntit tweet, membaca blognya, atau menelusuri tulisan-goresan pena lainnya yg beredar di web. Nah, menariknya, dibanding yg berbentuk digital, tulisan tangan seseroang itu ternyata bisa sebagai cara ampuhnya. berasal, kita telah menguasai ilmu membaca tulisan tangan yg dianggap menggunakan grafologi.

Ilmu ini pertama kali digagas oleh seseorang kebangsaan Perancis bernama Abbe J.H. Michon pada tahun 1875. beliau memulai pengelompokan karakteristik grafis goresan pena serta dihubungkan dengan sifat-sifat insan.

karena kemampuan membaca keadaan diri seseorang, grafologi dimasukkan menjadi salah  satu cabang asal disiplin ilmu psikologi. jika dirunut, cikal bakal asal grafologi ialah gagasan bahwa tulisan tangan bukanlah yang akan terjadi karya tangan semata. Bahkan ada pendapat yg bilang bila goresan pena tangan itu seharusnya dianggap menjadi goresan pena otak Apa yg kita tulis, bagaimana kita menulis, kecepatan kita menulis, semuanya itu diatur sang otak. Itulah mengapa terdapat beberapa orang yg bahkan  bisa menulis dengan kaki.

Grafologi percaya bahwa gerakan otot syaraf yg digunakan waktu menulis dipengaruhi sang kepribadian. Setiap sifat kita merepresentasikan pola sistem syaraf di otak. dan  tiap pola pada sistem otrak itu membuat gerakan unik berasal syaraf otot.  ketika menulis, gerakan-gerakan tadi nggak akan kita sadari. 

tulisan tangan bisa mengungkap ratusan elemen dari kepribadian dan  karakter kita. berasal mulai respon emosinal, intelektualitas, energi, motivasi, kepercayaan  hingga  hasrat seksual bisa terbaca asal goresan pena tangan kita.

sebab keakuratannya, grafologi pula acapkali diaplikasikan pada bidang lain. misalnya, untuk mengetahui motif kejahatan dan  kejiwaan si pelaku, merekrut karyawan baru, dan  pastinya mempertimbangkan kecocokan pasangan.


www.simplescrapper.com


Tekanan

dari kuat atau ringannya tekanan goresan pena seseorang kita bisa mengetahui karakter orang tersebut. mampu kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas ukiran dibalik kertas.

Tekanan yg kuat: Orang yang tulisannya tebal hingga mengakibatkan bekas coretan dibalik kertas umumnya mereka mempunyai emosional yg tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu mirip spon. umumnya mereka juga memiliki selera yg tinggi. Tegas dan  memiliki impian yang bertenaga bahkan cenderung memaksakan orang lain buat menuruti kemauan meraka. Makanya tidak sporadis orang yg memiliki tekanan goresan pena seperti ini umumnya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.

Tekanan yg ringan: tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yg hening serta kalem. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit merogoh keputusan serta umumnya simpel terpengaruh.


Ukuran

tulisan besar , Orang yg menulis dengan ukuran goresan pena yang besar  umumnya cenderung senang diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan  ingin didengarkan.

goresan pena kecil, Orang yang menulis menggunakan ukuran kecil umumnya lebih memperhatikan lebih jelasnya introspektif cenderung lebih pendiam dan  berdikari.


Kemiringan

Miring ke kanan, Orang menggunakan tulisan seperti ini umumnya mempunyai karakter yg spontan emosional aktif suka  bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) serta ekspresif.

Miring ke kiri, Jenis goresan pena seperti ini umumnya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis serta mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.

Tegak Lurus, Orang yg memiliki goresan pena tegak lurus mencerminkan seorang yang bisa mengontrol diri dan  bisa menahan perasaanya. tidak suka  diatur serta mempertimbangkan sesuatu lebih ke pikiran dari pada perasaan.




goresan pena tangan serta kepribadian
Nah, bagi seorang graphologist - ahli ilmu tulisan tangan, mampu mengungkap kepribadian Anda. berasal berbagai sumber, sedikitnya terdapat 10 rahasia di kembali goresan pena tangan.

1. Apakah goresan pena tangan Anda buat alfabet  U dan  W menghasilkan bulatan pada bawah?
jika ya, maka Anda seorang yang sensitif dan  mungkin berbakat seni.

2. Apakah tulisan Anda buat alfabet  T, berupa garis horizontal memotong garis vertikal pada tengah atau di atas?
Semakin rendah potongan garis horizontal pada garis vertikal berarti Anda kurang memiliki ambisi buat melakukan sesuatu hal.

3. Apakah Anda menghasilkan bundar di atas di ujung huruf C?
Bila ya, maka yang cocok bagi ANda adalah cuplikan lirik Carly Simon, „Anda sesorang yg sia-sia, tak bermanfaat".

4. Apakah goresan pena alfabet  A serta O Anda sangat kedap?
Mungkinkah Anda sedang menyembunyikan sesuatu?

5. Apakah tulisan tangan di alfabet -alfabet  Anda selalu miring?
bila ya, maka hal ini sangat mengagetkan. Hanya 10 persen dari seluruh orang tidak konsisten menulis alfabet  miring - dibandingkan 70 sampai 80 persen terbiasa menulis secara tegak.

6. Apakah Anda terjebak menulis menggunakan banyak bundar-bulat dan  tidak pernah lurus, seperti kuku burung?
Hal ini pula suatu hal yang menakjubkan asal suatu peristiwa kriminal! tulisan gaya ini ada ketika Anda menarik garis lurus berasal atas ke bawah lalu Anda menambahkan lengkungan mirip kuku burung di ujungnya, seperti goresan pena Anda ketika menulis huruf y kecil.

7. Apakah tanda tangan Anda tidak selaras menggunakan goresan pena tangan Anda pada umunya?
Bila ya, maka Anda sengaja menghasilkan sesuatu yang berarti.

8. Apakah Anda selalu menghubungkan huruf (alfabet  sambung) di antara alfabet -alfabet  yang tarikannya jatuh pada bawah?
jika ya, mungkin Anda sesorang yg menderita sangat mendalam, seolah-olah sedang menerima beban sangat berat di pundak Anda, bagaikan memegang global.

9. Apakah tulisan tangan Anda berantakan dan  tidak teratur?
kalem sajalah, tidak perlu merasa sangat tertekan jika tulisan tangan Anda begitu buruk .

10. Apakah goresan pena tangan pada huruf-alfabet  Anda sedikit tidak beraturan?
apabila tulisan Anda mengembang di tengah serta sedikit ke atas atau ke bawah asal garis dasarnya, maka Anda bersifat kekanak-kanakan. contohnya, seperti logo goresan pena tangan Walt Disney.

Bagaimana bentuk berasal alfabet  dan  kata yg Anda tulis dapat memberitahukan bagaimana karakter kepribadian yg Anda miliki, hal ini dikenal dengan grafologi (graphology). Grafologi sendiri ialah ilmu yg menelaah mengenai tulisan tangan.

Buat membaca kepribadian serta karakter seorang menggunakan lebih efektif, subjek disarankan menulis menggunakan tulisan sambung walaupun Jika beliau umumnya menggunakan tulisan cetak. Berikut cara membaca kepribadian seorang dari tulisan tangan.

CARA KERJA
pada saat menganalisis kepribadian seorang sesuai tulisan tangannya, pertama Anda wajib  melihat gaya penulisan secara umum , serupa dengan gambar. setelah itu, kategorikan sesuai karakter-karakter yang terlihat.

grafologi: ilmu membaca kepribadian berasal goresan pena tangan

Sama halnya menggunakan karakter insan yang unik untuk setiap orangnya, penulisan pula tentu memiliki keunikannya tersendiri. termin berikutnya adalah menentukan taraf emosional yang ada pada tulisan tersebut. sebagai contoh di waktu seorang menulis kata "hitam", seberapa besar -kah tekanan yang diberikan ke penulisan tadi dan  sebagainya.

Penulis yang penulisannya memakai energi atau fokus lebih biasanya memiliki vitalitas dan  pengalaman emosional yg bertahan lama  . Sedangkan yg penekanannya biasa saja, memiliki vitalitas serta pengalaman emosional yang baku (cukup buat 1 hari). Bila penekannya lemah, maka orang tersebut akan memakai tenaga mereka seminimal mungkin serta berusaha menghindari situasi yang membutuhkan tenaga.

Taraf KEMIRINGAN
Lihat tingkat kemiringan berasal penulisan huruf, taraf kemiringan ini merupakan cermin emosional mereka.

Taraf kemiringan

MIRING KE KANAN
Ini mengindikasikan bahwa orang tadi menangani sebuah situasi menggunakan pengaruh emosi. Mereka jua terbuka dan  suka  bersosialisasi menggunakan orang-orang sekitarnya.

MIRING ke arah kiri
Orang menggunakan gaya penulisan yg miring ke kiri senang menjaga emosi mereka pada semua situasi, dan  mereka seringkali dilihat menjadi orang yg dingin serta tidak peduli menggunakan lingkungan sekitarnya. tetapi Jika orang menggunakan gaya penulisan ini menulis menggunakan tangan kanan, maka  itu berarti orang tersebut mempunyai sifat senang memberontak.

tak MIRING
Jika gaya penulisan seorang sama sekali tidak miring, ini berarti mereka lebih memakai akal dibandingkan emosi mereka dalam menangani sebuah situasi. namun mereka permanen memiliki reaksi emosional yang tinggi terhadap lingkungan lebih kurang mereka.

SPASI ANTAR Kata
Besarnya spasi yg dipergunakan antara istilah-kata pada penulisan menunjukkan tingkat kenyamanan di saat berkomunikasi.
spasi antar istilah

berukuran SPASI kecil
membagikan bahwa Anda artinya orang menggunakan impian komunikasi yang tinggi serta tidak takut buat menunjukkannya secara fisikal.

ukuran SPASI besar
Jika berukuran spasi antara istilah cukup besar maka hal itu menandakan bahwa Anda artinya orang yg membutuhkan ruang tersendiri dalam komunikasi dan  tidak ingin terlalu dekat dengan orang.
berukuran goresan pena

ukuran berasal goresan pena tangan memilih bagaimana seorang melihat diri mereka asal sudut pandang mereka sendiri serta taraf konsentrasi mereka.

ukuran goresan pena

besar
Orang tersebut mempunyai kepribadian yg ramah dan  memandang diri mereka sendiri sebagai orang dengan kepribadian kuat. Mereka biasanya tidak dapat fokus pada satu hal terlalu usang serta lebih terlihat melakukan poly pekerjaan pada satu saat.

kecil
mempunyai tingkat konsentrasi yang tinggi dan  sangat perhatian dengan lebih jelasnya kecil. tetapi umumnya mereka lebih pemalu serta introvert pada kepribadiannya, dimana mereka memandang diri mereka sendiri sebagai orang dengan kepribadian yg pemalu.

BIASA
adalah orang yg gampang mengikuti keadaan dengan situasi apapun karena kepribadiannya yang fleksibel. tingkat konsentrasi orang ini bisa dikatakan cukup baik, tetapi mereka jua dapat teralihkan dengan praktis.

ARAH goresan pena
buat menilai kepribadian seseorang berasal tulisan tangan, lebih baik orang tadi menulis pada kertas yg tidak bergaris. Hal ini buat melihat bagaimana arah goresan pena mereka, apakah menaik, menurun atau lurus.

arah goresan pena
MENAIK/MENURUN
Jika menaik maka membagikan bahwa Anda ialah orang yg positif, entusias serta berkeinginan bertenaga. Sedangkan Bila menurun, memberikan bahwa Anda adalah orang yang pesimis.

BERGELOMBANG
Terkadang, Anda mungkin pernah melihat bahwa gaya penulisan seseorang terkadang menaik terkadang menurun. Hal ini menunjukkan bahwa mood orang tersebut mudah berubah. namun mempunyai sedikit gelombang di awal penulisan telah biasa, serta memberikan emosi yg seimbang.

LURUS
seorang yang menulis lurus menunjukkan bahwa orang tadi memiliki tingkat kontrol diri yang tinggi, dapat dipercaya dan  taraf emosional yg terjaga.

alfabet  kapital
korelasi serta berukuran alfabet  modal menggunakan alfabet  tidak modal sesudahnya menggambarkan tingkat percaya diri yang dimiliki seseorang.

alfabet  modal
huruf modal dengan berukuran yang tidak sama JAUH menggunakan huruf kecil
memberikan bahwa orang tersebut ialah orang dengan kepercayaan  diri yang tinggi, semakin tidak selaras ukurannya maka semakin tinggi taraf agama diri yg dimilikinya. Bahkan dalam beberapa kasus, tingkat kepercayaan  diri tersebut dapat dikatakan angkuh.

alfabet  modal yang berukuran SAMA dengan huruf mungil

membagikan orang tadi ialah orang amanah dan  rendah hati dengan tingkat kepercayaan  diri yang biasa saja, tetapi Bila dibandingkan menggunakan orang lain dapat terlihat lebih ke arah pemalu.

Begitulah tentang Belajar Graphology untuk bagian satu :D nantikan bagian keduanya..

MAKAN PAKU DAN FENOMENA PICA

Sumber Pixabay

Belum lama ini tersiar kabar mengejutkan di beberapa platform media. Ada seorang Bapak sebut aja namanya Anto (nama samaran), berprofesi sebagai kuli bangunan di daerah Tasikmalaya yang disinyalir memakan benda tak lazim yakni paku sejak tiga bulan lalu. Parah-parahnya itu pas bulan ini, si Bpk Anto ngeluh perutnya sakit, membengkak, bernanah hingga mengeluarkan paku.



Ngeri gak tuh? Ngeri kan? Kok bisa sih ya Bpk Anto mau-maunya makan paku? Apa mentang-mentang jadi kuli bangunan, mau nguji "kejantanan" dengan makan bahan bangunan? Gak, ternyata bukan itu persoalannya. Kata istrinya, suaminya itu makan paku karena diduga depresi gegara sang suami kehilangan becaknya. Istrinya juga bilang kalo setahun terakhir ini sang suami alias Bpk Anto sering kelihatan murung gegara becaknya dicuri karena kendaraan itu jadi satu-satunya ladang buat dia nyari nafkah sebelum bekerja sebagai kuli bangunan.


Selain Bpk Anto, kasus serupa juga banyak terjadi di belahan bumi lainnya loh seperti ada gadis yang makan rambutnya sendiri, ada anak kecil yang doyan makan bedak Marck's, ada juga Bapak yang makan rumput dan masih banyak lagi.

Aneh ya. Kok bisa sih mereka punya nafsu memakan makanan yang sama sekali bukan untuk dimakan kayak gitu? Apa itu salah satu tanda orang-orang emejing bin ajaib yang dikasih kekuatan super? 

Kalo orang awam yang kurang melek atau tertinggal pengetahuannya, pasti bakal mikir orang-orang kayak gitu tuh termasuk orang ajaib, sama seperti si anak yang dulu konon katanya nemu batu ajaib yang bisa nyembuhin penyakit terus tetiba dia jadi dukun penyembuh dadakan dan beritanya sempat viral di mana-mana.

Tapi, bagi orang-orang berakal yang ngerti ilmu pengetahuan dan punya pemikiran logis, udah pasti bakal mengelak bahwa itu tuh bukan mukjizat. Mana mungkin sih orang yang makan benda aneh bisa dibilang mukjizat? Nah, kalo udah kayak gitu pasti jadi mikir, kepo dan pengen nyari tahu dong ya, penyebabnya apa, riwayat asal-usul peristiwa itu tuh gimana, apakah ada kaitannya dengan sebab medis atau psikologis dan sebagainya... dan sebagainya...

Saya juga bukan berarti gak percaya sama sesuatu yang benar-benar bisa dibilang "ajaib" atau mukjizat. Kadang emang ada something yang gak bisa kita jangkau pake nalar, tapi ada juga yang emang hal itu tuh sebenarnya ada tapi gak layak untuk ditiru. 

Okkeh..karena blog ini isinya adalah postingan bernalar, dan sebagai manusia berakal, berilmu dan berbudi pekerti, mari kita bahas ya, kenapa sih fenomena unik kayak gitu bisa ada?

History of Pica

Jadi, perilaku memakan sesuatu atau benda gak lazim kayak yang dilakukan si Bpk Anto dan beberapa orang lainnya yang serupa itu termasuk gangguan makan atau bahasa kerennya eating and feeding disorder. Spesifiknya, gangguan itu dinamakan Pica Disorder

Pica? Kok lucu ya namanya? Pica itu adalah salah satu gangguan yang digolongkan ke dalam eating and feeding disorder di dalam DSM-V. Kalo dulu tuh gangguan ini masuk klasifikasi gangguan makan pada infant, anak dan remaja. Nah, sejak diperbaruinya DSM menjadi DSM-V maka gangguan tersebut udah direlokasi ke dalam sub gangguan makan. Kenapa bisa gitu? Soalnya seiring berkembangnya zaman dan semakin luasnya penelitian, gangguan Pica ini gak cuman dialami oleh anak atau remaja namun juga dialami oleh orang dewasa dan/atau segala range usia.

Usut punya usut nih, dari artikel penelitiannya B. Parry-Jones dan W.L. Parry-Jones tahun 1992, Pica itu diambil dari nama Latin seekor burung Magpie (burung zaman baheula). Nah, kenapa kok bisa diambil dari nama burung? Soalnya habit makan si burung ini tuh di luar kebiasaan makan hewan-hewan sewajarnya dan tanpa mendiskriminasi itu tuh makanan apa, enak apa gaknya, langsung diembat aja sama si doi. Gitu sih cerita zaman dulunya ya. Jadi, orang yang punya kebiasaan makan aneh sama kayak burung Magpie dong?? Hahaha.. gak segitunya nyama-nyamain juga keles..

Trus, pada abad ke-16 itu (masih nyambung sama penelitiannya Parry di atas), ternyata perilaku makan gak biasa ini juga dialami oleh Simpanse. Nah, dari penelitian itu udah cukup jelas yes kalo gangguan ini tuh gak cuman manusia yang alami tapi juga hewan.

Belum lagi orang-orang zaman primitif kan identik dengan berburu. Gak jarang juga zaman dulu ada orang dari etnis tertentu yang udah terbiasa makan benda-benda aneh apalagi kalo pas gak ada hewan yang bisa jadi sasaran perburuan buat dikonsumsi. Kasian gak sih? Nah, buat anak-anak zaman now, jangan sok mau gaya-gayaan deh ya kalo makan, sok pilih-pilih makanan, liat tuh orang zaman dulu mau makan aja susah, kalo gak ada makanan yang "layak", kebayang gak sih andai kalian jadi mereka, mau makan apa aja yang penting makan??? Gak kan?


Apa aja sih benda yang biasanya dimakan oleh orang-orang dengan gangguan Pica ini? 

Yang dikonsumsi itu adalah benda-benda non pangan, gak bisa dicerna oleh perut, gak bernutrisi sama sekali dan bentuknya bervariasi. Benda-benda yang seringnya diidentifikasi tuh seperti clay, cat, kain, tanah, batu, kerikil, serbuk gergaji, sabun, paku, dan lainnya. Es batu juga digadang-gadang masuk jadi salah satu daftar yang dikonsumsi sama orang dengan gangguan Pica namun karena Es batu masih tergolong makanan, jadi kurang bisa memenuhi kriteria Pica. Tapi beda lagi kalo orang tersebut memakan freezer frost atau cairan yang membeku yang biasanya ada dalam freezer kulkas itu loh, kalo yang itu berpotensial masuk kriteria list yang apabila dikonsumsi bisa tergolong gangguan Pica.

Pica ini dialami oleh siapa aja dan apa penyebabnya?

Pica dapat terjadi di segala rentang usia baik itu anak, remaja, ataupun orang dewasa. Pica ini tuh merupakan gangguan yang sebenernya gak berdiri sendiri atau dengan kata lain memiliki komorbiditas atau gangguan penyerta. Maksudnya, Pica dapat terjadi sebelum gangguan utama muncul atau sebaliknya muncul setelah gangguan utama terjadi.

Gangguan penyerta yang dialami oleh orang dengan Pica ini banyak, tapi yang seringkali teridentifikasi adalah gangguan perilaku. Pica berkaitan erat dengan gangguan perilaku sih pada umumnya seperti obsessive compulsive,  berhubungan juga sama emotional arousal seseorang dan need for oral stimulation tapi yang udah tergolong over stimulation.

Nah, menyoal stimulasi nih, karena pada masa perkembangan motorik kasar dan halus, bayi itu kan sukanya icip-icip gitu ya, mainannya atau benda-benda di sekitar kadang dimasukin ke mulut. Jadi, kudu tetap disupervisi sama orangtua. Jangan biasain anak icip-icip atau ngunyah something yang gak layak untuk dikonsumsi. Saya jadi inget, waktu acara silah keluarga beberapa minggu lalu ke Purwodadi, saya punya adik sepupu yang masih bayi. Si bayi ini diem-diem ngunyah sesuatu ke mulutnya. Pas dilihat, eh eh, ladalaaah yang dikunyah adalah uang kertas pemirsaaaah. Konon, ternyata di rumah perilaku si bayi ini udah biasa terjadi. Si bulek saya, mamanya bayi ini tuh ngebiarin aja si anaknya ini ngunyah benda-benda kayak gitu. Trus akhirnya bulek saya ini dimarahin. Uang kertas yang dikunyah sama si bayi ini udah yang lecek lecek hitam gitu loh. Bahaya kan kalo sampe ketelan. Lebih bahaya lagi kalo perilakunya itu makin lama makin dibiasain, dijarno, gak diawasi, dimanjain, nah, nah, bisa bisa nanti malah ngarah ke Pica.

Selain itu, Pica ini juga diidentifikasi pada anak dengan disabilitas intelektual, spektrum autis, anorexia nervosa, skizofrenia gangguan neurologis dan disabilitas belajar.

Anak/remaja/orang dewasa dengan disabilitas intelektual atau yang terganggu fungsi kognitifnya, kan gak kayak anak normal jadi mengolah informasi atau mempelajari sesuatu pun agak lemot kan. Jadi, gak bisa bedain mana perilaku yang baik dan mana yang berbahaya buat diri dan sekitarnya. Maka otomatis, pengawasannya harus lebih ekstra dibanding anak normal.

Bagaimana melakukan asesmen untuk mengetahui gejala Pica?

Para ahli biasanya menggunakan instrumen Diagnostic Interview Schedule for Children untuk melakukan asesmen Pica pada anak. Pada remaja, bisa menggunakan parental report. Sedangkan untuk asesmen pada orang dewasa, belum ditemukan instrumen asesmen yang valid. Pakai teknik wawancara klinis pun ditambah ngecek kriteria DSM pun gak cukup sih karena Pica itu kan gangguan perilaku juga, jadi harus diimbangi dengan ceklis observasi yang memadai.

Treatment medis dan psikologis apa yang bisa dilakukan pada orang dengan gangguan Pica?

Treatment apapun bentuknya pastikan dilakukan oleh ahlinya ya yaitu psikiater maupun psikolog. Jangan sok keminter bawa-bawa ke dukun karena ini bukanlah gangguan yang sifatnya gaib. Jika masih ada yang menganggap orang dengan gangguan Pica ini karena kena guna-guna/pelet, coba ditelaah lagi ya riwayat hidup si orangnya ini. Setiap gangguan pasti ada penyebabnya. Baiknya bawalah ke rumah sakit atau klinik terdekat dahulu supaya mendapat pertolongan pertama.

Karena benda-benda yang dikonsumsi dan udah masuk ke dalam tubuh bisa sangat membahayakan bahkan berujung kematian (kalo gak segera dikeluarkan), maka baiknya mintalah tindakan operasi jika memang diperlukan ya.

Trus, kalo untuk medical treatment lain, saya baca-baca dari jurnal (penulisnya adalah Carter, Mayton dan Wheeler, tahun 2004) dengan judul jurnal Pica: A Review of Recent Assessment and Treatment Procedure, penanganan secara medis pernah dilakukan oleh Pace dan Troyer pada tahun 2000 dengan memberikan vitamin Polyvisol pada anak. Beecroft, Bach, Tunstall dan Howard pada tahun 1998 juga pernah mengujicobakan pemberian multivitamin C pada lansia 75 tahun dengan gangguan Pica plus teridentifikasi Skizofrenia dan dibarengi dengan penanganan psikologis.



Treatment psikologis, ada beberapa sub. Pertama, treatment kognitif bagi orang yang mengalami Pica karena adanya distorsi pikiran (salah mendefinisikan apa itu makanan dan benda serta bagaimana membedakan bentuk sesuatu yang dikonsumsi dengan yang bukan untuk dikonsumsi). Terapi yang bisa diberikan itu adalah terapi kognitif plus perilaku seperti self-monitoring dan relaksasi progresif.

Pada behavioral analysis, terapi yang bisa digunakan adalah terapi behavior juga atau gabungan kognitif dan perilaku yakni CBT (Cognitive Behavior Therapy) atau bisa juga dengan konsep reinforcement and punishment jika akar problemnya berasal dari stimulus respon.

Tidak lupa juga pemberian treatment psikososial yang gak lain adalah psikoedukasi. Edukasikan mengenai gangguan Pica, apa penyebabnya, gimana itu bisa terjadi dan bagaimana cara memperlakukan orang dengan gangguan Pica pada orang-orang terdekat/ significant other si klien supaya ketika proses perawatan berlangsung, lingkungan sekitar bisa sekalian ngesupervisiin si klien, ngontrol klien supaya perilakunya gak kumat lagi.

Satu lagi, pastinya... Saat orang dengan gangguan Pica menjalani perawatan baik di rumah sakit atau udah dipulangkan ke rumah (rawat jalan), pastikan berikan makanan bernutrisi. Minta keluarga untuk support makanan bergizi buat dikonsumsi oleh orang dengan gangguan Pica ini ya. Kasian lo, mereka udah banyak kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tubuh jadi nutrisinya harus dijaga kembali.

Okay, sekian informasi yang bisa saya bagi kali ini ya. Semoga bermanfaat yaak

KENAPA NULIS TENTANG PSIKOLOGI?



Sering banget saya dapat email yang isinya nanyain tentang kuliah di fakultas psikologi itu kayak gimana, atau kalimat pujian something yang bagi saya, saya masih jauh belum apa-apa dibanding pujian yang mereka haturkan. Tapi, makasih ya buat semua pembaca yang udah sering mampir ke sini.

Kenapa sih kok saya bikin blog yang isinya banyakan postingan tentang psikologi? Kenapa gak ikutin blog lain yang isinya tentang printilan make up atau product review? Apakah awalnya bikin blog itu emang buat personal branding di bidang psikologi? Nyaman gak sih nulis yang bertema psikologi? Apa gak pusing tuh kudu nyari bahan tulisan dulu? Kudu baca jurnal dulu ya baru nulis?

Hmm... mungkin banyak yang sepintas nanya kayak gitu. Tapi, bentar ya, saya jelasin dulu. Awal saya ngeblog itu tahun 2011 kalo gak salah. Pada waktu itu, saya masih kuliah semester 8 dan masih magang di UPT BK kampus. Karena gak setiap hari dapat job, maka waktu luangnya justru lebih banyak dan itu kadang bikin saya cepet bosan. Terus, kepikiranlah buat bikin blog. Dulu pas ikut program aplinet dari kampus sih udah dapat tugas disuruh bikin blog cuman saya udah lupa passwordnya karena saat itu saya pake platform wordpress.com. Kemudian, saya akhirnya bikin lagi pake Blogspot karena menurut saya platform ini lebih simpel menunya dan enak aja gitu (bagi saya aja sih).

Awal-awal postingannya isinya tentang hal-hal yang bertema Islami. Ternyata postingan itu mendapat banyak view di luar dugaan. Tapi, makin lama, saya makin gak nyaman. Toh, simpel aja, saya juga bukan ahli agama. Kalo saya sok-sok an nulis tentang agama, pertanggungjawabannya nanti juga besar. Kalopun pernah saya nulis buku yang pake basic pengetahuan agama, itu karena saya tertarik untuk ngupas dari sudut pandang agama dan emang pas aja momennya.

Tapi, habis itu saya udah hapus sih beberapa postingan yang banyak pengunjungnya itu? Kenapa dihapus? Soalnya ada banyak komen pertanyaan juga dan saya gak expert jadi daripada salah jawab, lebih baik saya hapus. Hahaha flight mode on wkwkwk. Gak sih, beneran takut aja kalo salah jawab. Kan maluuu. 

Lambat laun, saya jenuh. Saya mulai memperbarui isinya dengan postingan curhat pribadi. Yah... isinya kisah saya selama (masih) berprofesi sebagai Dosen LB dulu. Saya juga mulai merampungkan tiga draft buku lama saya sebelum pindah ke Malang.

Makin hari, saya makin bosan dengan isi postingan yang itu-itu aja. Akhirnya kepikiranlah, kenapa gak posting hal-hal yang berhubungan dengan mata kuliah psikologi aja ya? Lagipula itu sih pikir saya, bisa lebih enjoyable karena selain nulis, saya bisa sekalian berbagi ilmu.

Yap, saya eksekusilah harapan itu. Jadilah, satu per satu postingan bernada nyikologis mulai publish. Dikit-dikit kalo ada cerita yang saya dapat dulu pas kuliah S1, saya tulis. Nah, pas saya mutusin lanjut kuliah profesi, maka makin banyaklah bahan yang bisa saya tulis berhubung rata-rata di kelas, kami gak cuman dapat materi tapi juga cerita-cerita yang bersinggungan dengan daily living namun masih nyikologis juga. Belum lagi, makin banyak email yang saya dapat dari temen-temen yang udah diam-diam mampir ke blog ini. Makin antusiaslah saya untuk menulis topik-topik psikologi sebanyak yang saya mampu.

Kalo ada yang nanya, apakah saya kudu buka jurnal dulu, kudu survei dulu, kudu belajar dulu sebelum nulis? Jujur aja, saya orang yang kalo lagi bosan itu suka banget buka-buka internet, baca artikel di berbagai situs. Gak jarang, saya juga baca artikel semi jurnal di beberapa situs internasional. Ternyata ada banyak penelitian baru yang menurut saya itu akan sangat bermanfaat bila saya mau bagi di sini dan saya tulis ulang versi bahasa saya. Banyaaak banget dan sayang kalo gak dibagi.

Saya juga gak merasa terbebani dengan tulisan yang saya posting karena saya memang orang yang suka belajar hal-hal baru. Tiap ada event/peristiwa atau artikela menarik berbau psikologi yang saya alami, baca atau dengar, saya langsung draft ke blog. Alhamdulillah kalo banyak yang tertarik baca. Tapi gak jarang juga sih mungkin ada yang malas baca karena kadang saya juga nulis hal-hal yang isinya tuh hasil-hasil penelitian.

Trus soal personal branding, saya pribadi awalnya mikir pengennya sih gitu. Mumpung mungkin gak banyak blogger yang mau rajin posting hal-hal berkaitan dengan keilmuan psikologi. Kalopun ada, mungkin bahasanya copast jadi agak berat dibaca. Awalnya. Tapi lama-lama, ngalir aja sih. Kalo saya on demand kayak gitu, mungkin saya gak bakal bisa dan mau nulis dari dulu. Soalnya kalo personal branding, buat saya itu kalimat yang berat untuk saya cerna. Berat karena ada tanggung jawab profesional yang mungkin kudu diemban. Harus merhatiin syarat ini itu segala macam. Bagi saya, udah ah, gak usah gitu-gitu, biar ngalir aja. Kalopun ada yang sebut saya kayak gitu alhamdulillah. Kalopun akhirnya saya tulis tagline blog ini sebagai blog psikologi atau blogger psikologi, anggap aja buat lucu-lucuan. Seru aja gitu, hehehe...


Kalo saya boleh kasih saran nih, kalo mau nulis ya nulis aja. Jangan menulis sesuatu yang membuat kita merasa terbebani atau at least gak bener-bener paham tentang itu. Perkara nulisnya mau pake survei dulu, baca jurnal dulu, atau jungkir balik dulu, ya gak masalah. Yang terpenting kita happy dan menikmati apa yang kita tulis. Semua orang punya style dan metode nulis yang beda-beda. Gak bisa dipukul rata kudu dan mesti sama. Kalo saya pribadi untuk tulisan bertajuk psikologi memang ada yang saya sertakan dengan hasil penelitian, ada yang saya cantumkan sumbernya dan ada yang gak saya cantumin namun saya sertakan nama penelitinya siapa (jadi pembaca bisa cari sendiri pake keyword nama itu di google supaya jari-jarinya dan pikirannya terlatih untuk curious wkwk), ada yang merupakan review dari artikel yang udah saya baca dan ada juga yang berasal dari obrolan sehari-hari yang masih berkaitan dengan fenomena psikologi.

Okke, sekian dulu ya. Semoga hari ini dilancarkan segala urusan kita, amin...